Pria berusia 53 tahun yang pernah bertugas sebagai Kasat Reskrim Polresta Samarinda di Kalimantan Timur itu aktif mengikuti berbagai kejuaraan tak hanya tingkat daerah tapi juga nasional, diantaranya kejuaraan kempo mahasiswa di Jogyakarta tahun 1986 dan pernah mewakili Jawa Tengah pada Pesta Olahraga Nasional (PON).
Keinginan untuk menaikkan sabuk bulan depan membuat Daniel pun berlatih keras bahkan mendatangkan dua pelatih khusus dari Majelis Guru dari Pengurus Besar (PB) Perkemi yaitu Sensei Alaudin Zein dan Sensei Nurul Asma yang memiliki sabuk V DAN.
Saat ini Alaudin Zein dan Nurul Asma yang juga pelatih serta pengurus Perkemi Kalimantan Timur terus meningkatkan kemampuan Daniel dengan melatihnya di Bulungan.
Terkait hal ini, Ketua Perkemi Kalimantan Timur Iskandar berharap Daniel bisa mengangkat prestasi kempo di Kalimantan Utara. “Tentu saja kami senang karena ada Kapolda yang hobi bahkan berprestasi di cabang olahraga kempo karena dengan begitu prestasi kempo di Kalimantan Utara juga bisa terangkat,” kata Iskandar.
Diakui Iskandar prestasi kempo di provinsi termuda di Indonesia itu belum bisa bersaing di tingkat nasional, karena itulah keberadaan Daniel diharapkan bisa jadi pemicu meningkatkan prestasi.
“Saya yakin cabang olahraga kempo mendapat perhatian besar dari Kapolda dan itu bisa jadi motivasi pengurus di kota dan kabupaten yang ada di Kalimantan Utara untuk meningkatkan prestasi atlet-atlet mereka,” papar Iskandar.
Diharapkan Iskandar yang juga pemegang sabuk V DAN ini, prestasi kempo Kalimantan Timur bisa seperti Kalimantan Timur. “Kalau perhatian dan pembinaan yang diberikan kepada kempo di seluruh kota dan kabupaten di Kalimantan Utara bagus pasti akan lahir atlet berprestasi seperti di Kalimantan Timur, saya yakin mereka bisa bersaing dan berprestasi,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur