"Kami menurunkan 13 atlet dengan rincian enam atlet wanita dan tujuh pria yang berlomba di beberapa nomor," kata pelatih selam Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Selam Indonesia (Pengkab POSI) Kutai Kartanegara Agus Purwodiono kepada Korankaltim.com, Minggu (4/12/2022).
Nomor lomba yang diikuti atlet selam Kutai Kartanegara diantaranya 50 m, 100 m, 200 m bifin putra-putri, nomor 100 m, 200 m, surface putra-putri, nomor 50 m Apnea putra-putri, 4 x 100 m bifin putra-putri, nomor M Crouse putra-putri, nomor Five Point putra-putri, nomor 3000 m dan 6000 m finswiming putra-putri.
Dibalik sukses sebagai juara umum, ada cerita mengharukan yang menginspirasi keberhasilan Kutai Kartanegara pada ajang olahraga se-Kalimantan Timur empat tahunan ini.
Adalah Rahyulimmanuel Leony, atlet selam putri yang berlomba di nomor bifin 4x100 meter yang harus tampil dengan kondisi cedera.
“Leony mengalami patah tulang paha setelah didiagnosa dokter karena terpeleset. Tulang pahanya bergeser 20 senti jadi dia harus pakai tongkat untuk berjalan. Dia pelajar SMA Neger 2 Tenggarong dan tetap bisa meraih medali emas meski cedera,” papar Agus.
POSI Kutai Karatnegara berterima kasih atas perjuangan atlet dan dukungan dan doa masyarakat sehingga mereka bisa meraih juara umum.
"Terima kasih atas doa dan dukungannya, semoga pembinaan atlet lokal terus konsisten dilakukan demi mengharumkan nama daerah dan berkontribusi nyata untuk peningkatan kualitas olahraga tak hanya di Kutai Kartanegara tapi juga Kalimantan Timur bahkan hingga tingkat nasional," tutup Agus.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur