Namun bukan persoalan mudah, mengingat tuan rumah bakal menghadapi tim Kutai Kartanegara yang berambisi besar juara pada pesta olahraga multieven empat tahunan ini.
Karena itulah, Stadion Olympic Mini di Teluk Bayur, Berau yang bakal didatangi ratusan penonton terutama pendukung tuan rumah, jadi saksi siapa yang berhak jadi kampiun sekaligus mendapat medali emas dalam laga final Minggu (4/12/2022) sore nanti dimana Bontang kontra Paser akan lebih dulu bertanding memperebutkan juara ketiga atau medali perunggu.
Terkait partai final sore nanti, Bupati Kutai Kartanegara H Edi Damansyah berpesan agar tim yang ditangani pelatih Rahmat “Rambo” Hidayat dan asistennya Yance Rizal Katehokang bisa membuat masyarakat Kutai Kartanegara bangga, bermain kompak dan solid demi meraih gelar juara.
"Sepakbola Kutai Kartanegara masuk final Porprov Berau. Santai saja, tapi tunjukkan kualitas permainan, punya semangat, punya tekad, harus kompak dan menang. Semangat ya," ucap Edi melalui video singkat yang disebarkan di akun IG pribadi Ketua KONI Kukar, Rahman.
Rahman sendiri berharap dukungan dan doa masyarakat Kutai Kartanegara untuk final sore nanti. "Mohon doa dan dukungannya masyarakat Kutai Kartanegara, semoga tim sepakbola Kukar mendapat medali emas, Kukar bisa Kukar juara Kukar jaya," tegas Maman sapaan akrabnya.
Kutai Kartanegara melaju ke final setelah di semi final yang berlangsung Sabtu (3/12/2022) sore kemarin menang telak 3-1 atas Bontang. Sementara tim tuan rumah Berau yang berlaga di partai puncak setelah menyingkirkan Paser 2-0 tak kalah besar ambisi mereka merengkuh medali emas.
Pelatih Berau Arbain dilansir dari antaranews.com menegaskan kesiapan anak asuhnya tampil di final nanti. “Yang pasti kami sangat bersyukur bisa tembus final dan yakin bisa juara. Dukungan masyarakat Berau baik yang datang ke stadion maupun yang memberikan doa mereka bakal jadi penyemangat kami di lapangan,” tegas Arbain.
“Kami akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Berau. Kekalahan di fase penyisihan lalu tidak boleh terulang, sekarang saatnya kami revans,” tegasnya.
Sekadar diketahui, sebelum bentrok di partai final kedua tim sudah bersua di fase penyisihan Grup A dimana Kutai Kartanegara berhasil menang tipis 1-0 dari Berau dimana gol semata wayang saat itu dicetak via eksekusi penalti Bintang.
Evaluasi atas hasil yang sudah didapatkan di pertandingan sebelumnya sudah dilakukan Arban dan mereka juga sudah mempelajari kekuatan tim lawan. “Yang pasti kami akan bermain maksimal, mengurangi kesalahan agar bisa meraih kemenangan. Harus diakui Kutai Kartanegara tim bagus, tapi kami tak gentar menghadapi mereka,” ucap Arbain.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur