Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi membuka resmi ajang FOP yang mempertandingkan dua cabang olahraga yaitu atletik dan pencak silat ini.
Hadi merasa senang dan mengapresiasi acara ini karena bisa memberikan semangat dan motivasi kepada generasi muda untuk hidup sehat, bahkan bisa menciptakan generasi yang berprestasi di bidang olahraga.
"Anak-anak sekarang masuk dalam generasi mager (malas gerak), karena focus dengan gadget. Tapi melalui kegiatan seperti ini bisa membuat mereka terus bergerak. Jangan sampai anak-anak dibiarkan masuk ke kelompok mager," papar Hadi.
Hadi juga berharap agar Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) bisa dihidupkan kembali. “Sampai sekarang saya masih ingat dengan lagu SKJ, karena itu saya berharap olahraga itu bisa Kembali dihidupkan lagi,” ucap Hadi lagi.
Pada acara tersebut Hadi ikut senam bersama Bupati Kutai Timur H Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Bontang Hj Najirah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, Rektor Universitas Mulawarman H Abdunnur dan tamu undangan lainnya,
Adapun SDN yang memeriahkan acara dengan marching band dan senam bersama antara lain dari SD Negeri 002 Sambutan, SDN 002 Loa Janan Ilir, SDN 002 Samarinda, SDN 006 Loa Janan Ilir, SDN 008 Palaran, SDN 010 Palaran, SDN 013 Palaran, SDN 008 Samarinda Ulu, SDN 008 Samarinda Seberang, SD Muhammadiyah 1 Samarinda, SD Muhammadiyah 2 Samarinda, SMPN 1 Samarinda dan SMPN 27 Samarinda juga SMPN 21 Samarinda. Ada sekitar 650 pelajar yang hadir di tempat tersebut.
Terpisah, Kepala Sekretariat DBOD Kaltim H Zairin Zain menyebut kalua tujuan digelarnya FOP ini untuk mencari bakat-bakat atlet muda yang nantinya bisa dibimbing secara khusus agar bisa bertanding ditingkat nasional.
“Ini even resmi pertama menandai bergeraknya DBOD di Kalimantan Timur, karena itu baru dua cabang olahraga yang dipertandingkan dari 14 cabang olahraga yang dinaungi, yaitu atletik dan pencak silat,” papar Zairin.
Disebutkan Zairin, peserta yang berpartisipasi pada dua cabang olahraga tersebut berasal dari seluruh daerah di Benua Etam. “Masing-masing mengirimkan 10 atlet pencak silat, 10 atlet atletik dan ditambah dengan pelatih dan manajer. Pertandingan kami gelar di dua lokasi, atletik di Stadion Kadrie Oening kalua pencak silat di Gedung Pencak Silat Polder Air Hitam Jalan AW Syahranie," jelas Zairin.
Nantinya atlet berprestasi dari ajang ini akan diberikan bimbingan kembali di Sekolah Khusus Olahraga Internasional Kaltim (SKOI) di Stadion Utama Kaltim, Palaran Samarinda Seberang.
Untuk pelaksanaan pertandingan olahraga dilakukan mulai hari ini hingga 3 November nanti tetapi untuk meningkatkan ketertarikan masyarakat maka diramaikan dengan adanya Expo Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
"Kami bungkus dengan Expo UMKM, sekaligus membantu perekonomian masyarakat. Kami undang dan mempersilakan mereka berjualan di sekitar lokasi acara FOP, kalau malam ada festival band," jelas Zairin.
Untuk penutupan FOP 2022 hari Minggu nanti menurut rencana akan diramaikan dengan jalan santai juga naik sepeda bersama atau gowes.
Editor: Aspian Nur