49 cabang olahraga, dikurangi tiga cabang olahraga yang tidak ada kepengurusannya di Kutai Kartanegara yaitu boling, arum jeram dan layar," kata Rahman, Ketua KONI Kutai Kartanegara kepada Korankaltim.com Kamis (4/8/2022) hari ini.
Dengan ditetapkannya 52 cabang olahraga, target perolehan medali otomati ikut turun. Namun KONI Kutai Kartanegara menerapkan strategi lain yaitu meng-upgrade medali dari perak ke emas.
"Kami berencana memanggil pengurus cabang olahraga yang targetnya meraih medali emas bertambang pekan depan. Dalam waktu tiga bulan ini kami kerja keras karena waktunya mepet, harus menyiapkan akomodasi karena jumlah kontingen diatas seribua. Untuk kepastian menginap atlet insya Allah fix di hotel semua. Jadi atlet bersiap dengan berlatih berlatih dan berlatih saja untuk persiapan Porprov," papar Maman, sapaan akrab Rahman.
KONI Kutai Kartanegara sepakat dengan 52 cabang olahraga tersebut dan siap menjalankan apa yang menjadi kesepakatan bersama ini. "Apa yang menjadi keputusan dari PB Porpov harus diterima karena itu keputusan tuan rumah,” pungkasnya.
Diketahui Porprov VII di Berau jumlah cabang olahraganya berubah beberapa kali, dari 63 menjadi 45 dan setelah itu bertambah menjadi 52 setelah digelarnya rapat koordinasi bersama antara KONI Kaltim, PB Porprov dan pengurus KONI di daerah serta pengurus cabang olahraga.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur