"Kami terpilih mewakili Kaltim setelah menjuarai GSWI Cup regional sebelum puasa Ramadan lalu di Stadion Rondong Demang Tenggarong," jelas Rully.
Pada turnamen GSWI Cup yang digelar di Stadion Arcamanik itu, Samarinda Woman tergabung di grup C bersama Kalteng Putri dan PRFC Riau.
Mereka menghadapi tim kuat Kalteng Putri Kamis (14/7/2022) pekan lalu dan menahan imbang tim unggulan itu 1-1. Pada pertandingan kedua, mereka menang besar 6-0 dari wakil Riau.
"Kami tidak diuntungkan jadwal saja, setelah menghadapi Kalteng besoknya main lagi. Setelah itu Riau yg juga kelelahan kalah lagi 9-0, karena harus berhadapan dengan Kalteng yang memiliki jeda satu hari istirahat lebih lama," ungkap Rully.
Hasil ini membuat Samarinda Woman FC harus puas berada di peringkat kedua namun lolos ke perempatfinal alias 8 Besar. Sayangnya di fase knock out ini mereka sudah ditunggu Bangka Belitung (Babel) yang pernah mengalahkan anak-anak Benua Etam di Piala Pertiwi lalu.
Hasilnya, lagi-lagi Babel berhasil menang dengan skor yang sama seperti di Piala Pertiwi 2-0 dan langkah meeka pun harus terhenti di babak ini. Meski begiktu namun setidaknya Samarinda Woman FC sudah berjuang maksimal.
Masih banyak hal yang harus dievaluasi oleh timnya karena secara skill masih dirasa kurang, kemudian kondisi fisik pemain yang tak merata juga disebutnya menjadi faktor yang mesti dibenahi.
"Persiapan kami juga kurang matang, karena kami jarang berlatih bersama dan banyak juga pemain muda yang masih minim jam terbang," sebut mantan pemain Mitra Kutai Kartanegara ini.
Rully menyampaikan terima kasih kepada Agus dan Rahmat Isnaini yang memberikan dukungannya sehingga mereka bisa bertanding di Jawa Barat.
“Mereka yang sangat membantu tim ini, berkat dukungan mereka kami bisa berangkat padahal Pak Agus dan Pak Rahmat Isnaini orang Berau,” ungkap Rully.
Editor: Aspian Nur