Sebanyak 30 cabang olahraga naungan KONI Kaltim, Nanang mengungkapkan selain mengumpulkan data juga memberikan pembinaan kepada atlet, pelatih, wasit yang ada di Indonesia dan ada 34 provinsi di Indonesia yang didata.
“Kami meminta data base lengkap para pelaku olahraga khususnya atlet prestasi mulai tingkat daerah, nasional maupun internasional. Data itu KONI daerah yang nantinya akan mengirim ke kami untuk selanjutnya di input,” kata Nanang.
Nantinya data tersebut akan di upgrade setiap saat sehingga pembinaan terus berjalan jangka panjang. Mereka yang terdata dipersiapkan untuk ajang SEA Games dan Asian Games juga untuk PON. “Pasti akan muncul atlet-atlet baru berprestasi karena mereka yang sudah tua otomatis prestasinya menurun dan harus ada regenerasi. Pembinaan berlanjut dengan atlet, pelatih dan wasit yang lebih fresh,” paparnya.
Program pengumpulan data base para pelaku olahraga tersebut juga menjadi salah satu persiapan kontingen Indonesia menghadapi Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
“Secepatnya, paling tidak akhir September ini pengumpulan data bisa selesai dan Asian Games jadi pembinaan jangka pendeknya. Nantinya data ini memudahkan kami mempersiapkan atlet,” sebut Nanang.
Terpisah, Ketua KONI Kaltim H Zuhdi Yahya menyatakan pihaknya mengapresiasi apa yang menjadi program KONI Pusat serta Menpora tersebut karena ini juga akan lebih memudahkan KONI Kaltim melihat atlet-atlet berprestasi di daerah.
“Mudahan program ini bisa tetap berjalan dengan rutin dan lancar. Kami dari provinsi yang akan mengumpulkan data base dari atlet, pelatih dan wasih, setelah semua lengkap langsung kami kirim ke pusat. Kami siap support program ini,” tegas Zuhdi. (rgn)