Ada 24 pebiliar putra dan 20 putri yang mengikuti seleksi selama 3 hari ini hingga Minggu (26/6/2022) lusa.
Dari total 44 pebiliar yang mengikuti seleksi, Pobsi Samarinda hanya mengambil 2 atlet putra dan 1 atlet putri untuk melengkapi formasi kontingen Samarinda dalam Porprov mendatang.
Ketua Pobsi Samarinda Thamrin kepada Korankaltim.com disela-sela seleksi menjelaskan, seleksi ini bertujuan untuk mencari atlet berkompetensi yang memenuhi syarat dan dapat mengharumkan nama daerah.
Saat ini Pobsi Samarinda sudah memiliki atlet lapis pertama yang sudah pernah bertanding pada PON XX/2020 Papua.
"Kami hanya mencari dua atlet putra dan satu putri karena sudah punya atlet lapis pertama. Atlet-atlet yang sudah pernah ikut PON Papua mewakili Kaltim tapi dari Samarinda, jadi tinggal menambah kuota lagi untuk melengkapi jumlah nomor yang akan dipertandingkan di Porprov," papar Thamrin.
Meskipun biliar sendiri belum pasti dipertandingkan di Porprov karena ada pemangkasan dari Panitia Besar (PB) Porprov namun Thamrin optimistis karena mereka masih berusaha biliar tetap dipertandingkan.
Selain itu Pobsi Samarinda merasa seleksi ini ini juga sangat perlu dilakukan sebagai upaya mempersiapkan diri menuju juara umum di Porprov 2022.
Rencana awal Pobsi Samarinda memerlukan 10-12 pebiliar untuk memenuhi nomor tanding di Porprov.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur