Ketua PSAWI Kaltim Maswar menjelaskan, pembahasan pokoknya tak hanya soal Porprov saja, tapi ada beberapa hal yang juga menjadi urgensi dan prioritas PSAWI Kaltim saat ini.
Diketahui saat ini merupakan akhir tahun Maswar memimpin PSAWI Kaltim karena perputaran organisasi pun harus dibahas demi keberlangsungan pembinaan jangka panjang.
"Terpenting Porprov 2022, selain itu masa kepengurusan selesai jadi kami mau bahas apakah dilanjutkan Musprov sebelum Porprov atau setelah Porprov," sebut Maswar kepada Korankaltim.com siang tadi.
Berdasarkan aturan yang berlaku boleh saja mengajukan masa perpanjangan kepengurusan apabila diperlukan.
Namun keputusan tersebut harus didiskusikan bersama seluruh pengurus daerah. "Kalau dikhawatirkan kegiatan Musprov ini akan mengganggu Porprov maka kami dahulukan Porprovnya tapi kalau misalnya daerah sepakat untuk Musprov kami akan lanjutkan Musprov yang penting benar-benar bermusyawarah mufakat," tegasnya.
Kepengurusan PSAWI saat ini telah tersebar di enam kota dan kabupaten dan akan melebarkan sayapnya hingga seluruh daerah di Benua Etam.
Miswar menargetkan akan membentuk di beberapa daerah yang potensial dan memiliki vanue yang memadai seperti di Tanah Grogot, Kabupaten Paser dan daerah lainnya.
"Setelah melihat hasil rapat penentuan tuan rumah waktu itu, ternyata seperti Tanah Grogot itu punya potensi vanue yang bagus," jelas Maswar.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur