Tim verifikasi dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), selaku operator kompetisi diwakili
Football Event Manager Somad saat meninjau stadion kepada Korankaltim.com mengatakan, selain Stadion Segiri beberapa stadion lain di Indonesia juga sudah dan akan diverifikasi.Beberapa stadion diantaranya harus mendapat perhatian khusus, baik dari klub maupun pemerintah setempat.
"Jelang turnamen pra musim dan Liga 1 kami mendatangi beberapa stadion diantaranya Stadion Segiri. Kami menginspeksi stadion yang perlu perhatian dari klubnya dan pemerintah. Harapannya bisa diberi dukungan," ujar Somad.
Inspeksi berlangsung selama sehari, setelah itu ada beberapa tahapan yang harus dilakukan.
Untuk Stadion Segiri, ada beberapa catatan yang harus disampaikan, antara lain akses menuju kompleks stadion, pencahayaan dan kondisi stadion secara keseluruhan.
Diharapkan siapapun yang menjadi tuan rumah telah memenuhi standarisasi. "Lokasi untuk turnamen Piala Presiden belum dipastikan tapi siapa saja bisa jadi tuan rumah dengan syarat memenuhi standar minimum yang ada karena nantinya beberapa tim yang menjadi tamu," ungkap Somad.
Diharapkan dengan Piala Presiden juga kompetisi Liga 1 gairah masyarakat terhadap sepakbola terkhusus pada partisipasi ajang kompetisi bisa lebih besar lagi. Terpisah, manajer Borneo FC Dandri Dauri mengungkapkan rasa optimisnya Samarinda ditunjuk sebagai tuan rumah.
Perbaikan setiap harinya sudah berjalan dan Stadion Segiri akan disulap menjadi stadion yang megah. Untuk mewujudkan itu ia berharap seluruh elemen bisa satu jalan untuk mensukseskan ajang tersebut.
"Yang jelas saat ini progress pembenahan terus berjalan. Insya Allah Stadion Segiri bisa seperti Stadion I Wayan Dipta Bali," tegas Danri.
Pembenahan stadion ditargetkan usai sebelum pelaksanaan putaran pertama Piala Presiden mendatang.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur