PSI Kaltim menggelar penataran wasit yang dilaksanakan selama dua hari. Kegiatan berlangsung sejak kemarin (26/4). Dirangkai dalam dua agenda yakni pemantapan materi dan praktik lapangan.
Sebelum menggelar penataran wasit, PSI Kaltim lebih dulu mengadakan rapat kerja provinsi (rakerprov) guna menyongsong kesuksesan Squash dalam ajang Porprov dan PON 2024 mendatang.
Kegiatan kali ini saling berkaitan, yang mana penataran wasit diikuti oleh 12 orang wasit Squash Kaltim yang tersebar di seluruh daerah.
Ketua Umum PSI Kaltim, Seno Aji menyebutkan kegiatan kali ini sebagai bentuk upgrading kualitas perwasitan yang ada di Kaltim. Selain itu juga diharapkan bisa memberikan pemahaman mendalam sehingga wasit-wasit yang dimiliki Kaltim memiliki kompetensi unggul dan mampu ambil bagian di kancah nasional maupun internasional.
"Karena selama ini belum ada pembinaan untuk wasit maka kita lakukan pembinaan itu," Kata Seno.
Dengan tujuan mendapatkan sertifikasi, Seno berniat memberikan jenjang perwasitan yang lebih serius. Usai mendapat sertifikasi ia akan mengirimkan wasitnya untuk ambil bagian di tingkat nasional.
"Wasit kemungkinan sekitar ada 12 orang wasit yang ikut serta dengan tujuan kita ingin mensertifikasi wasit tersebut yang nantinya bisa kita kirimkan di tingkat nasional," sambungnya.
Tak berhenti sampai di sini, Seno berupaya agar wasit Squash Kaltim memiliki tingkatan pendidikan perwasitan yang lebih, nantinya ia menginginkan wasit Kaltim diuji kompetensi kembali melalui sertifikasi tingkat nasional.
"Di tingkat nasional nanti mereka akan disertifikasi kembali sebagai wasit Nasional. Mereka juga nanti bisa menjadi wasit di tingkat internasional dalam hal ini di tingkat asia terlebih dahulu," pungkasnya.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Supiansyah