Untuk itu Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Kartanegara (Kukar) Rahman meminta kepada seluruh pengurus cabor untuk tidak menghentikan aktivitasnya terutama latihannya selama bulan ramadan 1443 Hijriah tahun ini.
"Meski sekarang sedang puasa aktivitas olahraga tidak boleh stagnan, para pelatih di masing-masing cabor harus sudah membuat jadwal untuk para atletnya tetap berlatih meskipun bulan puasa," katanya kepada korankaltim.com, Selasa (5/4/2022).
Maman sapaan akrabnya, pihaknya tidak menghalang-halangi para atlet untuk tidak berpuasa, hanya saja latihan yang dilakukan bisa disesuaikan dengan porsinya selama menjalankan ibadah puasa setiap harinya.
"Puasa tetap jalan, latihan pun demikian. Jangan alasan puasa langsung tidak latihan, latihan bisa dilakukan sore menjelang adzan Maghrib, satu jam setelah shalat ashar atau seperlunya. Bisa juga malam setelah shalat taraweh dan tadarusan, biar sebentar yang penting rutin tetap latihan selama puasa ini," jelasnya.
Mantan atlet basket yang sudah menjadi pengurus KONI selama kurang lebih 20 tahun ini menegaskan latihan rutin lebih bagus hasilnya daripada latihan dengan intensitas yang langsung tinggi dan berat ketika ingin menghadapi kejuaraan.
"Tidak ada proses usaha yang mengkhianati hasil, percayalah jika kita rutin latihan dan fokus dengan apa yang ingin kita capai pasti prestasi akan kita raih. Untuk Porpov Berau November mendatang KONI Kukar hanya akan memberangkatkan cabor dan atlet-atlet yang bertarget emas, karena kita menargetkan finish di tiga besar dan Kukar siap memberikan kejutan," demikian Maman.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah