Maman, sapaan akrab Herman menyebutkan, ekspose yang dilakukan akan dilakukan setiap hari sejak pagi hingga jam 10 malam, karena itu diharapkan semua pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI menyiapkan laporan data pertanggungjawaban persiapan mengikuti Porpov VIII.
Dalam Rakerkab kemarin juga dilakukan MoU kerjasama dengan lembaga hukum yang diharapkan mampu menciptakan iklim yang baik khususnya tertib administrasi yang berpedoman pada taat hukum secara terstruktur dan sesuai regulasi aturan yang berlaku.
"Pendampingan hukum tujuannya untuk membantu KONI dalam kegiatan terkait tertib administrasi, jadi lembaga hukum bisa mengarahkan kami, jangan sampai KONI ini hanya sukses proses prestasi tapi juga harus sukses administrasi, mengawal administrasi untuk lebih baik lagi dan sebagai bentuk pertanggungjawaban di kepengurusan," paparnya.
Adapun digelarnya Rakerkab KONI Kukar kemarin untuk memperkuat target KONI Kukar masuk tiga besar pada pesta olahraga multieven tingkat daerah di Berau tersebut.
“Tujuan satu, tiga besar di Porprov Berau, bahkan kalau bisa lebih. Kami juga akan berkoodinasi lagi dengan KONI Kaltim terkait aturan baru yang belum tersosialisasi juga perubahan kategori nomor tanding. Memang ini tidak terlalu signifikan, perubahan nama saja dari kategori beregu menjadi kategori akurasi. Jadi ada kategori bela diri, terukur, akurasi dan permainan," pungkas Maman.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur