Zairin menegaskan dirinya bersama pengurus Pelti Kaltim lainnya akan berusaha maksimal menjalankan program pembinaan atlet usia dini dan junior.
“Setelah pengukuhan ini kami akan road show ke daerah-daerahh, melihat dari dekat pembinaan tenis di Kalimantan Timur selama ini,” ujar Zairin kepada Korankaltim.com usai pengukuhan sore tadi.
Zairin memastikan pengukuhan Pelti Kaltim tidak sekadar symbol tapi akan dibuktikan lewat kerja nyata mencetak petenis kaliber nasional bahkan ke pentas internasional. “Bersama pengurus Pelti Kaltim lainnya kami akan mewujudkan harapan itu,” ujar Zairin.
Ketua Umum Pengurus Pusat Pelti Rildo Ananda Anwar yang mengukuhkan Zairin di lapangan tenis Segiri Samarinda sore tadi berharap Pelti Kaltim bisa melahirkan atlet-atlet handal yang dapat menggantikan seniornya.
“Yang perlu diingat, permainan mentereng dengan segala pukulan, belum cukup untuk menjadikan seorang petenis tangguh. Masih banyak yang dibutuhkan, diantaranya fisik yang kuat dan prima,” kata Rildo yang juga mantan petenis nasional ini.
Menurut Rildo, banyak atlet yang performanya di atas lapangan bagus tapi kurang didukung fisik prima. “Ada petenis dari Kaltim yang sempat dipanggil ikut seleksi tingkat nasional, dia memiliki permainan yang menjanjikan tapi masih lemah dalam fisik,” ungkapnya.
Dimasa kepemimpinannya, banyak prestasi yang didapat Rildo, diantaranya juara umum SEA Games XXX di Filipina tahun 2019 silam.
“Medali emas di ajang itu jadi kebanggaan tersendiri karena sudah puluhan tahun tenis Indonesia tidak pernah berprestasi. Mudah-mudahan saja bisa berlanjut dan ada petenis dari Kaltim yang ikut andil di dalamnya,” harap Rildo.
Edior: Aspian Nur