Uraian tugas dan fungsi (tupoksi) kepengurusan juga turut dibahas, agar dalam perjalanannya kepengurusan KONI Kaltim mampu memahami arah gerak organisasi demi mewujudkan cita-cita prestasi emas pada PON Aceh-Sumut 2024 mendatang.
"Pembagian dan uraian tugas pengurus artinya tupoksinya dan kami memperkenalkan para wakil ketua yang membawahi sehingga nanti bisa kerja sama dengan anggota bidang untuk menyusun program dan pencapian yang kita inginkan di PON Aceh-sumut," jelas Sekretaris Umum KONI Kaltim Akhmad Albert kepada Korankaltim.com siang tadi.
Arahan melakukan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Berau harus lebih diperkuat karena waktunya tak lama lagi, November 2022 mendatang.
"Ketua umum juga telah memberikan arahan dan petunjuk persiapan Porprov di Berau sehingga untuk bisa dilaksanakan sebaik-baiknya karena waktunya sangat mepet dan ketua umum telah memberikan arahan untuk persiapan lebih lanjut," jelas Albert lagi
Dalam menghadapi Porprov ke VII, seluruh bidang juga dihimbau melakukan rapat kecil untuk merumuskan program kerja, target dan sasaran yang akan dicapai.
KONI Kaltim juga akan membentuk Panitia Pengarah dan Pengawas (Pewasra) jelang Porprov, Panitia Keabsahan dan Dewan Hakim, bertujuan untuk memaksimalkan pelaksnaaan pesta olahraga multieven tingkat daerah empat tahunan tersebut. Dalam kinerjanya akan berkoordinasi langsung dengan Panitia Besar (PB) Porprov di VII Berau.
Selain itu, untuk menjaga kelancaran dan kebersihan organisasi dari tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), KONI Kaltim menekankan seluruh pengurus untuk taat administrasi keuangan.
"Yang paling penting ada arahan dari bendahara umum agar semua tertib administrasi keuangan sehingga apapun yang kita lakukan di KONI ini sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku, dan kita semu dalam kondisi yang aman sehingga apa yang kita inginkan untuk mencapaian prestasi lebih baik sesuai dengan target kita," sebutnya.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur