"Supaya lebih kenal dan komunikasi intensif bersama. KONI menaungi 57 cabang olahraga yang satu diantaranya adalah sofbol dan bisbol. Hari ini silaturahmi supaya semua saling kenal, karena KONI adalah induk organisasi semua olahraga, jangan sampai ada miskomunikasi," kata Maman, sapaan akrab Rahman.
KONI Kukar berharap sofbol dan bisbol semakin berkembang dan berprestasi. "Kalau ada keluhan apapun silahkan disampaikan," ucap Maman lagi. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Berau November 2022 mendatang, sofbol dan bisbol harus mematok target meraih medali emas.
"Tak usah muluk-muluk, saya hanya minta satu emas saja, karena kami sadar kelemahan cabang olahraga di Kukar ada pada kategori putri, hampir 70 persen. Perjuangan tidak mudah, kontingen Kukar bisa berangkat ke Berau karena perhatian Bupati Edi Damansyah terhadap olahraga," paparnya.
Meskipun perjuangan tidak mudah, Maman menegaskan sofbol dan bisbol harus mengutamakan putra daerah karena KONI Kukar mengharamkan atlet mutasi. "Biar kalah yang penting atlet sendiri. Latihan terus, karena November dekat, kalau buang waktu target tak tercapai. KONI akan berupaya memenuhi kebutuhan dari ujung kepala sampai kaki, apa kendala sementara yang dihadapi, senang sama-sama, susah sama-sama. Kendala terkait kebutuhan lapangan akan difasilitasi di Stadion Aji Imbut,” tegas Maman.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur