Pada seleksi awal ada 50 pemain putri yang ambil bagian, setelah itu didapatkan 28 pemain terbaik. Hari ini dari 28 pemain diciutkan lagi menjadi 16 pemain yang menghasilkan tim inti.
Wakil Ketua Afkot Samarinda, Risdianto kepada Korankaltim.com hari ini menjelaskan, ke-16 pemain yang didapatkan selanjutnya dipersiapkan berlaga di Porprov.
Namun sebelum ke pesta olahraga multieven tersebut, terlebih dulu tim futsal putri Samarinda berlaga di Liga Nusantara (Linus) yang diselenggarakan di Samarinda 21-30 Maret 2022 mendatang.
"Mereka kami persiapkan pertama ke Linus Maret bulan depan, setelah itu baru ke Porprov di Berau,” kata Risdianto.
Diakui mantan pemain Persisam Samarinda yang akrab disapa Gudel ini, animo masyarakat terhadap futsal puteri lumayan tinggi. Meskipun diterpa pandemi dan tidak ada kejuaraan akan tetapi pemain yang ikut seleksi tetap berlatih secara mandiri.
Gudel mengapresiasi seluruh pemain yang mengikuti seleksi karena meskipun situasi tidak stabil mereka tetap ambil bagian dalam persaingan.
"Mereka sudah meluangkan waktunya dengan kegiatan positif meskipun pandemic Covid-19. Ketika mendengar ada seleksi mereka langsung mendaftarkan diri untuk menguji kemampuan, itu layak diapresiasi," paparnya
Lebih jauh Gudel menjelaskan, seleksi difokuskan pada kemampuan individu dan teknik bermain juga pada etika dan pola bergaul sesama pemain.
Penulis : Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur