“KONI Kukar monitoring cabor PBFI kemarin sore, ingin ketemu langsung dengan para pengurus, pelatih dan atlet. Dengan tujuan silaturahmi, melihat langsung mereka latihan, komunikasi kendala-kendala apa di lapangan serta melihat sejauh mana persiapan mereka menghadapi Porprov Berau,” kata Maman sapaan akrab Ketua KONI Kukar kepada korankaltim.com, Kamis (17/2/2022).
Maman menegaskan untuk persiapan menghadapi Porprov Berau mendatang, KONI Kukar ingin melihat sejauh mana persiapan para cabor-cabor dan hal apa saja yang dilakukan baik teknis maupun non teknis.
“Menghadapi Porprov di Berau nanti maka KONI Kukar, cabor dan instrumen di dalam nya harus sinergi, sehingga tujuan berprestasi bisa dicapai dan mampu mendulang medali. Serta harapannya dengan rutinnya kami melakukan monitoring ke cabor-cabor agar tidak ada batasan komunikasi antara KONI dan kawan-kawan di seluruh cabang olahraga,” tegasnya.
Diketahui, KONI Kukar menaungi 57 cabor, untuk PBFI ini sendiri merupakan organisasi yang bertindak sebagai pengayom bagi para atlet binaraga di Kabupaten Kukar. Tentu menurut Maman, Pengkab PBFI memiliki tanggung jawab yang tidak ringan. Oleh karena itu, seluruh jajaran pengurus dituntut bertanggung jawab dan harus bekerja keras untuk memajukan cabang olahraga binaraga fitness ini di Kukar.
“Ada istilah with great power, comes great responsibility. Dengan adanya kekuatan yang besar, maka ada tanggung jawab yang besar pula. Pengurus cabang PBFI Kabupaten Kukar juga memiliki kekuasaan pada bidangnya masing-masing. Maka jadikanlah apa yang diamanahkan yakni kekuatan yang besar ini untuk bisa bertanggung jawab dan berbuat hal yang besar demi prestasi dan kemajuan olahraga di Kutai Kartanegara,” demikian Maman.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah