"Selama kepemimpinan kami, alhamdulilah telah berjalan baik dan lancar, amanat yang diberikan KBI provinsi ke pada saya, dan kami sudah mengikuti beberapa kejuaraan dan juga kejuaraan di Jakarta," kata Ikhsan.
Ikhsan menyebutkan KBI Kukar telah memiliki Sekretariat di kawasan Kompleks Olahraga Rondong Demang dan telah mendapatkan bantuan peralatan latihan sebanyak dua kali dari KONI Kukar.
"Terima kasih, kami cukup banyak dibantu KONI Kukar dan alhamdulilah kami memiliki atlet cukup banyak, dan kejurprov kemarin kita mampu meraih juara dua, mudahan di Porprov Berau nanti bisa juara umum," ucapnya.
Sementara itu Ketua KONI Kukar, Rahman yang pada kesempatan ini turut didampingi Wakil Ketua II KONI Kukar, Sopian menyampaikan, muskab yang juga dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Ketua Pengprov KBI Kaltim, Surpani Sulaiman ini adalah momentum untuk memilih ketua yang baru karena per hari ini, Ketua KBI Kukar terdahulu telah resmi demisioner.
"Saya tiga tahun menjadi ketua KONI, tapi menjadi pengurus KONI sudah 20 tahun, jadi saya tahu semua pelaku olahraga disini. Saya harap Kick Boxing juga bisa maju dan berkembang di Kutai Kartanegara di 18 Kecamatan karena saya tidak ingin perkembangan olahraga itu hanya terpusat di Kecamatan Tenggarong saja," ungkapnya.
Maman sapaan akrabnya menyebutkan pada awalnya di tahun 2002 hanya 22 cabor yang menjadi anggota KONI, kini 2022 sudah sebanyak 57 cabor yang dinaungi oleh KONI Kukar.
"Kami ingin mengakomodir semua potensi atlet di 18 Kecamatan se-Kutai Kartanegara, kita ingin ada atlet yang di pantai dan ulu, saya ingin anak-anak Tabang, Kembang Janggut, Samboja, Marang Kayu dan kawasan lainnya juga bisa berprestasi. 57 Cabor sudah saya kelilingi, saya tidak ingin Pengkab Cabor para atlet, pengurus dan pelatih tidak saling kenal. Saya ingin olahraga ini bisa berkembang dengan baik di Kukar, salah satu fungsi KONI adalah membawa SDM bisa berprestasi," sebutnya.
Hal senada disampaikan Ketua Pengprov KBI Kaltim Surpani Sulaiman yang didaulat secara resmi membuka muskab agar menjadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi seluruh pecinta olahraga.
"Musyawarah adalah ajang silaturahmi untuk mengevaluasi apa yang sudah dan belum dikerjakan, mengevaluasi bagaimana tingkat kepemimpinan ketua di tingkat kabupaten, kalau unggul ya dipertahankan, yang terpenting semua bisa mengayomi semua golongan dan jangan ada sekat-sekat. Silakan berkompetisi, yang pasti tidak ada pemimpin yang sempurna, belajar berani berbuat dan bertanggungjawab," harapnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah