Seperti diketahui, KORMI Kukar beberapa waktu lalu berperan dengan aksi menginspirasi dalam kaitannya memeriahkan peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga 27 Januari. Lewat dua atletnya yang berasal dari Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun yang berjalan kaki menggunakan egrang dari Kantor Dispora Kompleks Olahraga Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang menuju Kecamatan Sangasanga, KORMI Kukar berpartisipasi dengan tujuan memajukan olahraga tradisional tersebut.
Kepala Dispora Kukar H Fida Hurasani mengatakan, keberadaan atlet-atlet olahraga tradisional yang dinaungi KORMI menjadi perhatian Dispora.
"Atlet olahraga tradisional yang diwadahi KORMI itu ada benang merah tentang pembinaan mereka di Dispora, saya juga sudah instruksikan ke bidang yang menangani untuk lebih serius memperhatikan kegiatan keolahragaan tradisional, juga saya berpesan dengan KORMI untuk terus menata kembali tentang keorganisasian mereka agar para atlet merasa ternaungi terbina," kata Afe, sapaan akrab Fida Husarania, kepada Korankaltim.com, Minggu (30/1/2022) hari ini.
Pembinaan dan pengembangan kualitas atlet termasuk para atlet olahraga tradisional penting untuk terus mendapat dukungan semua pihak yang peduli dengan bidang olahraga dan kearifan lokal asli Kukar.
"Kami harap KORMI terus konsisten memberikan pembinaan kepada atletnya agar olahraga nya bisa tereksplor dan ini bisa dijadikan sebagai atlet nasional dalam bidang olahraga tradisional ke depannya," sebut Afe.
Terpisah, Ketua KORMI Kukar, Lukman menyebutkan ada tiga jenis olahraga rekreasi yang menjadi wewenang pihaknya. Diharapkan ketiga jenis olahraga ini terus melakukan eksistensi dan berkembang karena mampu memberikan efek domino yang positif yakni selain prestasi olahraga juga budaya dan kearifan lokal Kukar pasti akan terangkat.
"Kami menaungi tiga jenis olahraga, pertama olahraga kesehatan dan kebugaran, kedua olahraga tradisional dan ketiga olahraga tantangan dan petualangan," sebut Lukman.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur