Wasis membeberkan target pada Kejurprov kali ini meraih empat medali emas dan atletnya mampu melampaui terget tersebut.
"Kami mengikutkan delapan petinju, berhasil lima emas dan dua perunggu. Target kami sebenarnya empat emas tapi melampaui batas, Ya Alhamdulillah memang selama ini kami rutin latihan walaupun dianggap belum ada kegiatan, vakum, tapi kami terus berlatih, kami tidak perduli keadaan seperti apa," kata Wasis saat ditemui Koran Kaltim.
Wasis menuturkan tak ada program khusus, akan tetapi konsistensi yang terus diterapkan kepada seluruh anak asuhnya adalah kunci keberhasilan.
"Tahun-tahun lalu waktu Porprov itu kita selalu medali emas, bahkan sampai empat medali emas nah ini terulang lagi. Kami kan lama vakum, lima tahun yang lalu kami vakum. Ini setahun terakhir kami mulai aktif lagi, mulai dari anak-anak junior. Mudahan kedepannya menjadi aset Kaltim," ujarnya.
Wasis berharap adanya dukungan khusus dari Pemerintah terhadap dunia olahraga khususnya tinju. Diketahui selama ini tim tinju PPU menggunakan dana pribadi untuk pelaksanaan pembinaan dan latihan.
"Dengan adanya seperti ini saya berharap dari pemerintah lebih memperhatikan kami. Karena selama ini terus terang kami modal sendiri, dengan dukungan dari pemerintah pasti akan lebih baik lagi," Pungkasnya.
Rabu (26/1/2022) akan ada pertandingan tujuh partai petinju eksibisi sekaligus ajang seleksi atlet dalam penentuan sebagai tim tinju Kaltim yang akan membela Kaltim pada PON Aceh-Sumut 2024. (*/kk)
Penulis: */Linda Mulyani
Editor : Bambang Irawan