Sampai hari ini mereka sudah berjalan menggunakan egrang selama tiga hari setelah mengawalinya dari Kantor Dispora Kukar sejak Jumat (22/1/2022) lalu di Tenggarong.
Diketahui, Ondi yang berusi 35 tahun dan Tomy yang berusia 21 tahun berjalan menggunakan egrang dengan tujuan napak tilas memperingati peristiwa Merah Putih Sangasanga 27 Januari dan sudah melewati empat kecamatan yaitu Tenggarong Seberang, Tenggarong, Loa Kulu dan Loa Janan.
Saat ini keduanya tengah berada di Palaran, Kota Samarinda dan kembali melanjutkan perjalanan menuju jalan poros menuju Sangasanga dan akan finish di Expo Pembangunan Pameran Merah Putih Sangasanga.
"Alhamdulillah sekarang sudah di Palaran, hari ini lanjut lagi," kata Ondi kepada Korankaltim.com, Senin (24/1/2022) pagi tadi.
Ondi mengaku dirinya belum pernah sama sekali ke Sangasanga dan ini yang pertama kali ke Kota Wisata Juang itu dengan menggunakan egrang.
Budaya egrang atau yang biasa disebut dengan istilah “Betisan” oleh masyarakat Kutai Desa Kedang Ipil rupanya merupakan olahraga turun-temurun yang menjadi ciri khas dan budaya yang melekat di Kedang Ipil.
"Saya sudah bisa menggunakan egrang itu sejak kecil, sejak saya belum sekolah. Awalnya untuk kegiatan ini (napak tilas) bukan saya yang berangkat, tapi Pak Heru dan Tomy, namun karena Pak Heru sakit jadi saya yang menggantikan," ungkapnya.
Sejauh ini perjalanan terbilang lancar dan sesekali istirahat di warung dan menginap di rumah warga dan penginapan yang ada.
Ondi menyebutkan jika biasanya menggunakan egrang tanpa mengenakan alas kaki, untuk kegiatan menempuh jarak puluhan kilometer menuju Sangasanga ini dirinya dan Tomy menggunakan sepatu.
"Biasanyakan nyeker (tanpa alas kaki) aja, tapi karena panas dan jauh, jadi ya kami naik egrang ini pakai sepatu. Jalur Sangasanga ini saya tidak tahu karena belum pernah, jadi ya dipandu dengan ofisial yaitu pak Lamri yang mengiringi kami menggunakan oto (mobil)," tutup Ondi.
Diperkirakan kedua atlet ini akan sampai di Sangasanga 26 Januari hari Rabu lusa dan siap ikut merayakan peringatan merah putih Sangasanga di tanggal 27 Januari.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur