Pada kategori profesional yang memperebutkan Sabuk Tetap Alif Turiadi dan Sabuk Bergilir AFC memunculka Andhika Yudi dari Soma Figthing Club Bali.
"Perjuangan yang tidak sia-sia, Yudi dari pulau Dewata Bali terbang ke Kota Raja Tenggarong untuk menjadi champion terwujud setelah menghentikan perlawanan Kohar dari Jackhills Studio Samarinda di ronde kedua," kata Ketua Panitia Pelaksana dan Komisaris Pertandingan AFC Rony A kepada Korankaltim.com, Senin (10/1/2022) pagi ini.
Turnamen ini akan terus dikembangkan sebagai bentuk nyata upaya pembinaan yang positif di bidang olahraga beladiri untuk generasi muda khususnya di Kota Raja Tenggarong.
"Kedepannya saya berharap bisa bersinergi dengan pemerintah maupun swasta untuk melaksanakan even ini secara rutin," kata Rony lagi.
Di kategori amatir terpilih sebagai petarung terbaik Yunarius dari Enggang MMA Balikpapan karena dinilai lengkap menguasai semua teknik pukulan, tendangan, bantingan serta kuncian.
Sementara juara umum jatuh pada Arkan Camp setelah atlet-atlet binaannya meraih paling banyak total perolehan medali dengan empat emas, tiga perak dan dua perunggu.
Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid saat penutupan turnamen ini diminta panitia pelaksana menyerahkan sabuk serta piala bergilir kepada pemenang AFC.
Rasid mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya dengan sukses pelaksanaan AFC ini.
"Tentunya saya dan kita semua berharap kejuaraan semacam ini menjadi kegiatan rutin agar bisa menciptakan atlet Kukar yang berprestasi. Harus rutin ini, karena selain pembinaan atlet juga sebagai penambah daya tarik kunjungan wisatawan ke Kukar dengan menyuguhkan tontonan yang menarik dan seru serta menghibur pastinya," sebut Rasid.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur