
Pada laga final, KONI Kukar yang dikapteni Prabowo Arah tampil dominan menghadapi Bapenda Kukar yang dikomandoi Sayuti. Tim Bapenda Kukar sendiri tampil tidak maksimal karena banyaknya pemain mereka yang cedera setelah melewati pertarungan sengit dan keras di semi final sehari sebelumnya.
Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh KONI Kukar hingga akhirnya berhasil meraih kemenangan. Meski tak jadi kampiun namun Bapenda Kukar bisa berbangga hati karena pemain mereka Jamal Lambeta dinobatkan sebagai pemain terbaik sementara top skorer diraih Deden dari KONI Kukar.
Pelaksana tugas (Plt) Kadispora Kukar Fida Hurasani mengatakan turnamen ini merupakan ajang silaturahmi antarseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan diharapkan nantinya digelar lagi.
Hal senada disampaikan Ketua KONI Kukar Rahman yang menegaskan selain ajang silaturahmi, turnamen ini juga dimaksudkan untuk melihat peran serta OPD dalam menunjukkan kepeduliannya kepada pembinaan olahraga di lingkungan kerja mereka masing-masing.
"Kami ingin melihat OPD mana yang menunjukkan dan memberikan kepeduliannya kepada pegawai dan stafnya dalam pembinaan olahraga. Sengaja kami gelar kejuaraan ini tanpa adanya uang pendaftaran dengan total hadiah Rp25 juta. Bisa dilihat kepala OPD atau pimpinan instansi mana yang peduli terhadap pembinaan olahraga di Kutai Kartanegara. Kukar bisa, Kukar Jaya, Kukar Juara," tegas Maman.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur