Komite Eksekutif (Exco) Sepak Bola Wanita Askab PSSI Kukar Rita Agustina mengatakan, prestasi ini cukup membanggakan karena tim Kukar diperkuat pemain asli daerah Kukar yang berasal dari kecamatan-kecamatan.
"Alhamdulillah tentunya kami bangga karena mampu meraih juara tiga di perhelatan Piala Pertiwi yang merupakan program PSSI Pusat ini dalam hal pembinaan bakat sepakbola wanita. Kami bisa juara dengan pemain asli Kukar, sesuai arahan Bupati, Ketua KONI dan Ketua Askab PSSI, biar kalah yang penting urang Etam sorang," kata Rita kepada Korankaltim.com, Minggu (19/12/2021) hari ini.
Diketahui Piala Pertiwi tahun ini mempertemukan tim-tim unggulan sepakbola wanita masing-masing dari binaan Askab dan Askot daerah-daerah yang ada di Kaltim.
Perjalanan tim Askab Wanita Kukar cukup mulus dari babak penyisihan grup hingga melaju ke semifinal. Sebenarnya Askab Wanita Kukar berpeluang tampil di final, namun drawing babak semifinal terjadi kesalahan teknis sehingga Askab Wanita Kukar langsung bertemu tim kuat Askot Samarinda.
Di laga semifinal Askot Samarinda menang 2 - 0 melawan Askab Wanita Kukar. Di laga semifinal lainnya mempertemukan Askab Kubar melawan Samarinda Women yang dimenangkan oleh Askab Kubar.
Tak ingin berlarut-larut protes dengan keputusan sepihak dari panitia, Askab Wanita Kukar menatap optimis pertandingan perebutan juara ketiga. Benar saja anak-anak asuh Rahmat Hidayat sebagai pelatih dan Eddy Fahruddin sebagai manajer ini mampu juara ketiga melalui dua gol yang semuanya dicetak pada babak pertama yakni menit 11 dan menit 18.
"Terima kasih kepada semua pihak yakni KONI Kukar, camat Sebulu serta doa seluruh anggota Askab PSSI Kukar yang diketuai Pak Haji Nan," tegasnya.
Rita menegaskan raihan ini patut dibanggakan karena kemenangan ini milik masyarakat Kukar semua. "Karena putri-putri sepakbola Kukar ini berasal dari berbagai kecamatan yakni kecamatan Muara Kaman, Sebulu, Tenggarong Seberang, Muara Muntai, Loa Kulu dan Tenggarong, bangga dengan urang Etam sorang," tutup Rita.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur