Diketahui, Dewi kalah dari pegulat Jawa Timur (Jatim). Kemudian melawan ranking 1 dari pool A, Ekawati dari Jawa Barat (Jabar). Selanjutnya Ekawati bertanding melawan Jatim dan memenangkan laga tersebut. Hasilnya, Dewi yang berada di peringkat tiga harus puas dengan perunggu.
Sementara, Annisa yang menjadi juara pool di kelas 50 kg, di babak final menghadapi pegulat asal Jatim, tetapi ia harus mengakui keunggulan lawannya tersebut dan harus puas dengan medali perak.
Sekum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim, Sumarlani mengatakan pertandingan berjalan cukup fair (adil) dan harus diakui, lawannya memang bermain lebih baik.
"Pertandingan fair saja, lawan memang lebih baik, Anissa ini mungkin terlalu lama saat proses menurunkan berat badan, sehingga sedikit berpengaruh pada kondisinya," kata Lani sapaan akrabnya.
Sementara untuk Dewi, faktor usia memang cukup menentukan, keadaan ini memang harus menjadi perhatian, bahwa proses pembinaan harus tetap berkesinambungan.
Hari ini, Kaltim kembali akan bertanding di tiga kelas. Inadrah 57 kg, Desi 62 kg dan Asta di kelas 68 kg. Sumarlani berharap pertandingan hari ini bisa menghasilkan medali bagi Kaltim.
"Ini bukan cabor terukur, bela diri tidak bisa diprediksi. Jadi kami tidak bisa bicara soal target," tandas Lani.
Penulis:Nancy
Editor : Bambang Irawan