Seperti diketahui, untuk tim hoki putra Kaltim, mengalami satu kali kekalahan dari lima kali permainan yang dilakoni. Dengan keberhasilan tim putra tersebut mengalahkan Papua, membuat tim Benua Etam semakin dekat ke babak grand final.
Sementara, tim putri sejak awal telah dipastikan telah masuk ke grand final karena dalam melakoni beberapa laga, telah menang empat kali.
Sabtu (9/10/2021), tim putri akan melawan tim hoki Sulawesi Selatan (Sulsel). Meski, nantinya pada pertandingan melawan Sulsel sudah tidak lagi terlalu menentukan.
Permainan hoki menerapkan pertandingan setengah kompetisi. Saat ini tim putra berada di posisi kedua, di bawah tim Papua, sedangkan untuk putri berada di posisi pertama, sementara kedua masih menunggu hasil antara tim DKI Jakarta dan Papua.
Pelatih Hoki Kaltim Mappajalling mengatakan dengan kemenangan tim putra, membuka peluang untuk melaju ke babak grand final.
"Kami akan fokus untuk pertandingan selanjutnya melawan tim Sulsel, pada Minggu (10/10/2021) besok," tuturnya.
Terkait evaluasi hasil pertandingan melawan tim Papua tersebut, ia mengaku di awal terlihat tim kurang bermain lepas.
"Ya, mungkin karena terbebani harus menang, dan kami juga melihat tim lainnya juga bermain seperti berhati-hati. Ini rejeki kita dengan satu kemenangan tiga poin," bebernya.
Selain itu, kata Jay sapaan akrabnya hanya tinggal bagaimana kerjasama tim di lapangan, dengan lebih meningkatkan komunikasi antar pemain.
"Bagaimana saat melakukan penyerangan, harus benar-benar mengawal pergerakan lawan," terangnya.
Untuk tim putri yang saat ini melawan Tim Sulsel untuk poin diakuinya sudah tidak menentukan.
"Iya, hanya tinggal bagaimana memainkan irama permainan dan fokus terhadap final nanti," katanya.
Disinggung soal mengawinkan gelar juara putra dan putri, Jay mengaku itu sudah menjadi harapa hoki Kaltim.
"Itu harapan kami, dengan permainan yang bagus dan doa, mudahan bisa tercapai, sesuai harapan kita," pungkasnya.
Penulis:Nancy
Editor : Bambang Irawan