Sebelumnya keduanya sudah bersua di nomor catur kilat dimana Chelsie dan Irene memang dua pecatur dengan rivalitas tinggi di Tanah Air untuk kategori putri dan sama-sama menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas), memiliki gelar Women International Master (WIM) untuk Chelsie sedangkan Irene memegang gelar Grand Master Intenational Women.
Atas keberhasilan Chelsie, Ketua Umum KONI Kaltim H Zuhdi Yahya langsung memberikan bonus di lokasi pertandingan berupa uang tunai Rp30 juta.
Pelatih catur Kaltim Yangdi Said saat dikonfirmasi mengatakan, dari babak awal memang Chelsie diakuinya telah memimpin satu poin sehingga untuk pertandingan Jumat (8/10/2021) hari ini cukup dengan hasil imbang.
"Sehingga secara otomatis, karena perolehan poin paling tinggi, jadi Chelsie sudah pasti mengantongi emas," ujar Yangdi.
"Dengan capaian dua emas di catur ini kami sangat senang dan bangga, mengucap syukur juga atas dukungan KONI selama ini, mudahan prestasi ini bisa tetap dipertahankan," harap Yangdi.
Penulis:Nancy
Editor: Aspian Nur