Dan untuk pertama kalinya tampil pada ajang nasional yaitu Pekan Olahraga Nasional yang tahun ini memasuki pelaksanaan ke-20 di ujung timur Indonesia, Papua, Nelly berhasil mempersembahkan medali emas.
Kamis (7/10/2021) siang tadi di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Kabupaten Jayapura, Nelly membuktikan kemampuannya dengan mengangkat beban 59 kilogram dengan total angkatan 159 kilogram, mengalahkan dua pesaingnya yakni Sarah asal Jawa Barat dan Putri Aulia dari Kalimantan Barat.
"Ini pertama kali ikut PON dan pertama kali dapat medali emas. Waktu Pra PON 2019 saya dapat perunggu kelas 55 kilogram, kalau sekarang naik kelas, jadi 59 kilogram," kata Nelly kepada Korankaltim.com usai bertanding siang tadi.
Nelly mengaku senang dan bersyukur dengan raihan medali emas ini. "Sangat senang dan bersyukur, bisa menyumbang medali untuk Kaltim dan angkat besi juga," sebut putri kedua dari tiga bersaudara ini.
Nelly juga mengaku selama ini menjalani persiapan di Jakarta, karena masuk dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sejak awal tahun 2020.
"Persiapan di Pelatnas, pas mau tanding dapat pesan dari pelatih, jangan sampai kalah dengan anak di daerah, malu nantinya," ungkapnya.
“Yang saya kalahkan dan dapat perak itu teman saya di Pelatnas, makanya pesan pelatih mininal dapat emas atau perak," jelas Nelly lagi.
Sukses di PON membuat Nelly berharap bisa memperkuat Indonesia pada Olimpiade 2024 di Paris, Perancis. "Targetnya kesana, mudahan bisa," tutupnya.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur