Ketua Pengprov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Kaltim H Muslimin mengatakan, persaingan antardaerah pada PON XX ini merata.
"Peta kekuatannya sama termasuk tuan rumah Papua, jadi kami tidak bisa menganggap remeh. Intinya, kami hanya berusaha untuk tampil maksimal," kata Muslimin kepada Korankaltim.com di Papua hari ini.
"Nomor senjata degen putra-putri dan sabel putri yang paling ketat persainganya. Mudahan ada kejutan yang mereka berikan, dengan lolos kebabak selanjutnya," harapnya.
Kaltim diperkuat 18 atlet putra dan putri pada PON di Papua ini. "Dari 18 atlet kami berharap ada dua emas yang bisa dibawa pulang, mudahan saja bisa, kita berdoa sama-sama," kata Muslimin lagi.
Sementara Anis Rohadatul, atlet anggar yang diandalkan meraih emas, berharap bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Kaltim.
"Persiapan kami sejak 2019 lalu, mudahan target bisa tercapai. Saya pribadi berharap bisa memberikan yang terbaik," kata Anis.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur