Terkait hal itu, Pemkab Kukar menjadi yang pertama dan satu-satunya daerah di Benua Etam yang memberikan perhatian kepada atlet dan pelatih mereka, yaitu memberikan tambahan uang saku untuk mereka yang akan berjuang di ujung timur Indonesia.
"Sangat berterima kasih sekali kepada Pemkab Kukar yang memberikan apresiasi penambahan uang saku ini, memang ini sangat kami perlukan karena di Papua mungkin banyak hal-hal yang dibutuhkan diluar dari pembiayaan yang dibiayai KONI Kaltim," kata pelatih dayung Kukar Lusdiansyah kepada korankaltim.com, Kamis (23/9/2021) siang tadi.
Tambahan uang saku ini sangat membantu bagi atlet dan pelatih, paling tidak lebih menambah fokus atlet Kukar dalam berlaga di PON tanpa harus memikirkan keperluan lainnya. "Jarak yang jauh dan mungkin disana harga lebih tinggi, jadi uang saku tambahan ini sangat membantu sekali," sebutnya.
Terpisah, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar, Rahman menegaskan pemberian uang saku tambahan bagi atlet Kukar jadi prioritas dalam program kerjanya. "Kami sebelumnya telah membangun komunikasi dan koordinasi kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Pak Edi Damansyah dan Alhamdulilah perhatian beliau di bidang olahraga tidak perlu diragukan lagi. Buktinya Kukar lah satu-satunya daerah yang memberikan tambahan uang saku bagi para atletnya yang berangkat ke PON Papua tahun ini," kata Rahman.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur