Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan bergerak cepat dalam mempersiapkan pemain Persikutim. Percepatan ini sebagai tindak lanjut surat yang diturunkan PSSI untuk menyeleksi dan mempersiapkan putra daerah guna bertanding di kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.
Perihal itu, pengurus pun segera menggelar proses seleksi. Hal ini terbukti dengan kondisi pengurus yang baru mendapatkan Surat Keputusan (SK) tapi sudah menggerakkan kegiatan seleksi pemain. Sehingga dalam seleksi, ada keharusan yang harus dipenuhi untuk menyeleksi dan mempersiapkan pemain untuk Piala Soeratin dengan rentang umur.
“Jadi klasifikasinya mulai mutu 13, 15, hingga 17 tahun. Walaupun sebenarnya kami baru mendapatkan SK dan belum dilantik. Tapi karena kita harus bergerak cepat mengejar pertandingan Liga 3 dan Piala Soeratin,” ungkapnya.
Ia juga berharap terus terjalin koordinasi agar memudahkan dalam melakukan pemantauan dan pembinaan agar dapat bersinergi mengembangkan potensi Cabor Sepak Bola di Kutim.
“Agar dalam pembinaannya itu terpantau oleh kami, sehingga dapat bersinergi untuk Sepak Bola Kutim yang kembali bersinar,” ujarnya.
Tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam pelaksanaan seleksi. Meskipun agenda ini sudah tertunda kurang lebih sekitar sebulan.
“Terus kita maksimalkan waktu untuk melaksanakan latihan dan memberikan hasil yang baik,” tukasnya.
penulis : */Zulhamri
Editor : Bambang Irawan