Ada 36 cabang olahraga dengan jumlah 369 atlet, 98 pelatih dan 16 oftek yang total keseluruhan 483 orang masuk dalam Puslatda ini.
"Di Samarinda ada 306 orang, Balikpapan 32 orang, Kukar 25 orang, Berau 20 orang sedangkan di luar Kaltim 242 orang," ungkap Zuhdi.
Atlet, pelatih, manajer dan oftek yang masuk Puslatda sendiri akan menjalani swab test sebelum masuk Puslatda sebagai upaya pencegahan terpapar virus corona.
Selama Puslatda berlangsung diharapkan bisa lebih meningkatkan fisik, teknik dan strategi atlet, sebelum berlaga di PON Oktober 2021 mendatang.
"Sehingga, dengan waktu yang tersisa diharapkan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, untuk mencapai prestasi yang diharapkan dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Kaltim khususnya," sebut Zuhdi.
Zuhdi berpesan kepada semua yang masuk Puslatda, dengan kondisi saat ini harus tetap menjaga protokol kesehatan (prokes), serta mentaati setiap aturan yang ditetapkan panitia.
"Kondisi sekarang sangat tidak baik, jadi kami barharap, pelatih dan atlet bisa menerapkan prokes ketat, sehingga terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan," ujarnya.
Wali Kota Samarinda H Andi Harun ditunjuk sebagai Komandan Puslatda PON XX Papua ini. Kontingen Benua Etam hanya memiliki waktu kurang dari tiga bulan untuk persiapan ke ujung timur Indonesia itu mengingat pesta olahraga multievent empat tahunan akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021, sementara pada 23 September sudah ada cabang olahraga yang bertanding.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur