Hari ini, rangkaian Selekda penyisihan Zona II dilanjutkan dengan diikuti Kecamatan Muara Kaman, Sebulu dan Tenggarong Seberang. Gelaran Zona II ini dilaksanakan di Lapangan Gelora Haur Kuning Desa Benua Puhun Kecamatan Muara Kaman. Laga pertama untuk Zona II yang mempertemukan Kecamatan Muara Kaman vs Tenggarong Seberang diguyur hujan lebat.
Ketua Askab PSSI Kukar, H Ardinansyah berpesan, agar seluruh talenta muda pemain sepakbola Kukar di masing-masing Kecamatan wajib menjunjung tinggi sportifitas. Karena tujuan dari penyelenggaraan ini adalah untuk mendapatkan satu tim terbaik yang nantinya mewakili Kutai Kartanegara pada ajang Porprov Berau 2022 mendatang.
"Hari ini kita selenggarakan untuk di Zona II dilaksanakan selama tiga hari, setiap zona masing-masing satu juara. Kami tegaskan kembali, seluruh pemain harus menjunjung tinggi sportifitas, percayakan semuanya kepada perangkat pertandingan. Kami tidak ingin lagi ada keributan seperti yang terjadi di Tenggarong kemarin," kata Haji Nan sapaan akrab Ketua Askab PSSI Kukar yang juga Kades Benua Puhun ini.
Ketua Penyelenggara, H Fahmi Yusuf menambahkan, usai gelaran Zona II ini maka dilanjutkan di Zona III yang diikuti oleh Kecamatan Samboja, Muara Jawa dan Sangasanga. "Kita gas terus sampai terakhir di Zona VI yang diikuti Kembang Janggut, Tabang dan Kenohan.
Setiap zona kita selenggarakan tiga hari berturut-turut, jadi selama gelaran Selekda ini kita liburnya hanya di hari Kamis saja. Semua gelaran tentunya memenuhi standar protokol kesehatan secara ketat untuk upaya bersama pencegahan penyebaran Covid-19," ucapnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar, Rahman yang hadir langsung ke Benua Puhun menegaskan, gelaran Selekda ini bukti nyata kerja Askab Kukar untuk menghasilkan atlet sepakbola asli milik Kukar, bukan atlet mutasi.
Ia mengaku semenjak ia berkecimpung di KONI Kukar baik sebagai atlet, pengurus Cabang Olahraga (Cabor), Ketua Cabor hingga saat ini menjadi Ketua KONI Kukar, belum sekalipun Kukar meraih prestasi tertinggi untuk cabang sepakbola.
"Sejarah memang harus ditorehkan, kita belum pernah mendapatkan emas di Porprov, harapannya dengan kepemimpinan Haji Nan, ada sejarah yang kita torehkan yakni mampu merebut emas 2022 di Berau. Bola itu bulat jangan pernah takut dengan nama besar dan harus tetap semangat, salam olahraga jaya jaya jaya," tegas Maman sapaan akrabnya.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan