"Hasil rapat kerja provinsi terakhir yang menyatakan untuk divisi console dan PlayStation akan dipertandingkan game PES 2021 nanti di Porprov, makanya mulai sekarang kami mencari format atau formula-formula yang kemungkinan akan digunakan di Porprov sambil mencari formula dalam tanda petik teknik bermain, kami juga mulai mencari atlet mulai sekarang," kata Bowo kepada korankaltim.com, Minggu (9/5/2021).
ESI Kukar tetap akan mencari gamers handal asli Kukar, meskipun Kukar sejauh ini khusus game PES sudah memiliki atlet profesional yakni Adi Kiwa, Dedek dan beberapa lainnya. "Kami sebenarnya sudah ada atlet berlebel profesional yakni Adi Kiwa atau Dedek, tapi kami khawatir andai pemain-pemain ini nantinya berlaga di level profesional dan mereka tidak bisa bertanding di Porprov, maka setidaknya kami sudah menyiapkan pemain lain mulai sekarang," jelasnya.
Peserta yang menjadi pemenang pada turnamen PES yang diselenggarakan untuk kali perdana ini selanjutnya akan dilakukan coaching clinic langsung oleh pemain profesional yang dimiliki Kukar tadi.
"Setelah ini para juara di coaching, dilatih pemain profesional. Even perdana ini diikuti 64 peserta dan masih banyak sebenarnya yang mendaftar, namun untuk membatasi dan patuh terhadap protokol kesehatan jadi mohon maaf kami tidak bisa ikut sertakan. Jadi memang luar biasa antusiasnya dan kami pastikan penyelenggaraan tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat," terang Bendahara Umum ESI Kukar ini.
Pertandingan dilaksanakan selama dua hari dan dimulai dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Di hari kedua, jam 9 malam sudah dilaksanakan partai final. Bermain dengan durasi 20 menit dan bersistem kualifikasi penyisihan dan grup.
"Yang menang akan masuk grup dan bermain tiga kali lagi di dalam grup. Kami memang benar-benar mencari pemain yang konsisten dan berkualitas, bukan yang sekedar hoki. Masing-masing grup dihuni empat peserta, kemudian terpilih juara grup dan runner-up kemudian masuk babak 16 besar, delapan besar, semifinal dan final," papar Bowo.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Aspian Nur