Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya, bersama jajarannya yang turut hadir dalam rapat, persiapan cabor-cabor menuju PON tersebut mengatakan ini merupakan rapat koordinasi, terkait kesiapan masing-masing cabor, bagi para peserta PON nanti.
"Dan rapat virtual ini, untuk mengetahui sejauh mana persiapan dari tuan rumah. Dan dari pemaparanya ya tidak ada masalah, untuk masukan-masukannya ya, mereka akan bangun posko per kontingen," ungkap Zuhdi.
Terkait dengan akomodasi, konsumsi dan transportasi, pihak tuan rumah memberikan gratis.
"Ini di lokal saja, kalau untuk transportasi menuju Papua ya, dari kontingen," terangnya.
Nah, nantinya ini akan didalami lagi bagaimana persiapannya, dalam meeting bersama ketua kontingen se-Indonesia.
"Ini sudah rapat kedua, sebelumnya sudah pernah dan saya hadiri langsung, tetapi yang kedua ini nanti ada yang mewakili," tuturnya.
Sementara saat disinggung terkait kesiapan atlet Benua Etam menuju PON XX di Papua Oktober nanti, ia mengaku saat ini memang untuk TC Desentralisasi belum dilaksanakan, tetapi untuk TC mandiri telah dilaksanakan sejak Februari 2018 lalu.
"Iya, kalau untuk yang tersentral belum kami laksanakan, karena masih menyesuaikan dengan anggaran yang ada nantinya," ungkapnya.
"Jadi, sebenarnya persiapan kami ini, sudah tiga tahun, kalau sampai PON nanti ya, 3,5 tahun," sambungnya.[]
Penulis : Nancy
Editor : Rusdi