"Meski pun hanya dihadiri empat kecamatan dari 15 kecamatan Muaythai yang sudah terbentuk para atlet dan pelatih Muaythai kecamatan, semua menyambut antusias dan berlomba memberikan yang terbaik bagi daerahnya masing-masing," katanya kepada korankaltim.com, Jumat (12/3/2021).
Rony menyebutkan, semua kecamatan berlomba ingin merebut juara umum yang pada tahun 2020 lalu diraih oleh Kecamatan Sangasanga. Namun semua harapan luput karena hasil akhir, Muaythai Kecamatan Sangasanga masih bisa mempertahankan juara umum untuk kedua kali nya dengan perolehan enam emas dua perak.
Juara kedua Tenggarong Seberang dengan perolehan tiga emas dan empat perak dan Juara ketiga diraih Samboja dengan perolehan dua emas dan enam perak.
Dari beberapa atlet yang bertanding, dua piala terbaik putra dan putri diraih oleh Sangasanga yaitu Eka dan Haidir, dan piala berbakat putra dan putri diraih Dani dari Tenggarong Seberang dan Nisa dari Samboja serta piala harapan putra dan putri diraih Rama dari Tenggarong dan Dewi dari Tenggarong Seberang.
"Saya ucapkan terimakasih kepada sekolah-sekolah yang mendukungan atlet-atlet yang berada di kecamatan seperti SMKN1 Sangasanga, dan SMKYP17 Tenggarong Seberang.
Semoga dengan adanya dukungan dari pihak sekolah-sekolah di kecamatan akan memberi energi positif bagi siswa siswi untuk berprestasi di cabor Muaythai," tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan