Jaang yang juga Wali Kota Samarinda berencana memanfaatkan sarana yang sudah berdiri megah itu, untuk tempat tinggal pesilat jelang pesta olahraga empat tahunan bergulir September 2021 mendatang. "Atlet yang di Samarinda masih mengontrak atau kos kami arahkan untuk tinggal di gedung silat itu," kata Jaang.
Nantinya gedung olahraga di Air Hitam tersebut juga bakal dijadikan Sekretariat IPSI Kaltim maupun Samarinda. Jaang juga meminta gedung latihan yang didatanginya siang tadi dimanfaatkan maksimal untuk menempa atlet di Kota Tepian. "Di Samarinda ada 22 perguruan pencak silat, kalau bisa tempat itu setiap hari dijadikan tempat latihan," harapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Samarinda, Erham Yusuf yang mendampingi Jaang menjelaskan, fasilitas yang tersedia di gedung itu 20 kamar sudah lengkap dengan perabotannya, kemudian dua kamar mandi dan dapur umum. "Kalau ada atlet yang ingin menempati sudah siap," kata Erham.
IPSI dan Pemkot Samarinda berkomitmen akan memaksimalkan kawasan olahraga Polder Air Hitam secara maksimal dan tidak sia-sia. Melihat beberapa komponen yang mulai rusak lantaran lama tak dihuni, Dispora Samarinda telah mengusulkan biaya perawatan yang bersumber dari APBD murni 2021. "Karena biaya perbaikan di bawah Rp200 juta jadi kami tidak lelang, hanya melalui swakelola," sebut Erham. (*)
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur