Sekretaris IBA MMA Kaltim Suriyadi Gunawan mengatakan peminat cabang olahraga beladiri baru ini sangat luar biasa.
"Kalau saya nilai ini adalah Kejuaran Provinsi karena dihadiri lima Kabupaten dan Kota, bukan sekedar laga persahabatan saja. Saya apresiasi tinggi animo seluruh atlet yang turut serta pada persahabatan kali ini," katanya kepada korankaltim.com, Senin (28/12/2020).
Hasil akhir juara umum dimenangkan oleh Samarinda dengan prolehan medali 10 emas, beda tipis dengan juara kedua Kutai Barat yang meraih sembilan emas, sedangkan juara ketiga adalah Kutai Kartanegara dengan perolehan lima emas.
Ketua IBA MMA Kukar, Rony A mengungkapkan, meskipun laga persahabatan, pihaknya sangat bangga atas raihan juara ketiga karena komposisi atlet yang dimiliki Kukar adalah atlet asli yang berasal dari kecamatan dengan usia rata - rata 16 dan 17 tahun.
"Berasal dari kecamatan asli dari Kukar yaitu Sangasanga, Tenggarong Seberang, Tenggarong dan Samboja," ungkapnya.
Rony menegaskan pihaknya tampil dengan alakadarnya namun mendapatkan hasil yang cukup memuaskan, lima emas dan tujuh perak.
"Juga mendapatkan predikat petarung harapan putri atas nama Eka Nadita Putri yang merupakan siswi di SMKN1 Sangasanga. Saya sangat bangga dengan pengorbanan para pembina di kecamatan. Termasuk sekolah-sekolah yang terlibat dalam pembinaan olahraga beladiri," tegasnya.
"Insya Allah dengan dukungan dan perhatian penuh KONI Kukar, saya yakin prestasi IBA MMA Kukar akan lebih meningkat baik di daerah maupun nasional," kata Rony.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan