“Protokol kesehatan jadi prioritas utama dalam pelaksanaan. Satu hari sebelum pelaksanaan dilakukan sterilisasi venue dengan penyemprotan disinfektan. Disiapkan tempat cuci tangan, handsanitizer dan masker dan pengecekan suhu tubuh bagi semua peserta dan penonton,” katanya kepada korankaltim.com, Senin (2/11/2020).
Ami sapaan akrabnya mengungkapkan, segala sesuatu perangkat pertandingan disiapkan dalam koridor protokol kesehatan. Termasuk memodifikasi peraturan pertandingannya.
Adapun peserta mewakili enam kecamatan yakni Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Kota Bangun, Sebulu dan Loa Janan, dengan total seluruh peserta sebanyak 100 atlet untuk kelas usia dini kadet dan junior.
“Harapan ke depannya dengan Kejurkab ini tentu judo Kukar bisa lebih berprestasi di tingkat Nasional baik di level kadet junior maupun senior. Di kadet sendiri, atlet Kukar pernah menjadi juara nasional sekaligus pemain terbaik 2018, 2019. Juara junior dan senior, dan Kukar juga empat kali berturut turut menjadi juara umum Porprov,” ungkapnya.
Ketua Umum Pengcab Judo Kukar yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, H Awang Ilham berharap, dengan terselenggaranya Kejurkab ini, maka target pada Porprov di Berau 2022 mendatang bisa kembali mempertahankan tradisi juara umum.
“Dengan pembinaan atlet usia muda saat ini, selain meningkatkan prestasi atlet di bawah bimbingan sensei Adian Noor, dalam Kejurkab ini juga sebagai barometer untuk meningkatkan kapasitas kemampuan wasit muda yang akan diproyeksikan sebagai wasit nasional kedepannya,” harap Ameng sapaan akrabnya.
“Terima kasih kami ucapkan atas dukungannya yakni KONI Kutai Kartanegara yang sudah membantu untuk pelaksanaan Kejurkab 2020 dan tentunya juga kepada seluruh masyarakat Kutai Kartanegara,” pungkas Ameng.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan