"Jadi, tidak ada latihan yang berat, artinya menjaga kebugaran tubuh saja, supaya performa tetap terjaga. Tetapi, kami berharap ada peningkatan, khususnya pada fisik," ujarnya saat dihubungi melalui telepon selularnya Rabu (26/8/2020).
Lebih lanjut dikatakan Jalu, untuk mengatasi kebosanan atlet tersebut selama menjalani latihan, bersama dengan beberapa atlet di Tenggarong.
"Mereka ini hanya berdua saja, jadi rasa bosan pasti ada," katanya.
"Jadi, setelah kami koordinasi dengan pengurus, mereka ini berlatih dengan atlet disana, tetapi tetap kami batasi, karena tidak boleh lebih dari 20 orang," sambungnya.
Sehingga, tambah dia masing-masing pertemuan tersbut nantinya akan diatur, berdasarkan protokol kesehatan.
"Jadi dalam 4 kali pertemuan, itu diatur, misalnya pertemuan pertama latihan dengan orang tertentu dan pertemuan kedua seperti itu dengan orang yang berbeda, sehingga mereka tidak jenuh, juga kami menjalani latihan di outdoor, mensiasatinya seperti itu," bebernya.
Dan saat ini tambah dia atlet dalam kondisi sehat, karena memang setiap bulan ada suplement yang diberikan oleh KONI Kaltim.
"Selain itu dana TC Mandiri yang mereka terima, kami arahkan kepada atlet untuk tetap menjaga pola makan, dengan makan makanan yang bergizi," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi