“Dari hasil pertemuan lalu, kedua pihak baik Redy Asmara di Balikpapan maupun Aminullah di Samarinda bertemu lagi untuk menentukan atau menyusun kepengurusan secara lengkap kombinasi kedua kubu sebelumnya. Dengan rekomendasi dari Redy mereka diminta untuk menyusun kepengurusan agar tidak menimbulkan hal-hal perpecahan seperti sebelum-sebelumnya. Nah, progresnya itu sekarang mereka hanya tinggal meminta tanda tangan Ketua Umum untuk rekomendasi ke KONI Kaltim,” papar Budhi.
Seperti diketahui, IMI Kaltim tak lagi dualism setelah H Zuhdi Yahya menjembatani kedua kubu untuk bersatu demi olahraga otomotif Benua Etam. Saat pertemuan, kedua kubu yaitu H Aminullah dan H Redy Asmara sepakat untuk bersatu sehingga, saat kulaifikasi PON terkait adminsitrasi atlet tidak mengalami kendala seperti yang terjadi di tahun 2016 silam saat PON Jawa Barat.
“Mereka sebenarnya sudah ada kesepahaman untuk bersatu, demi pembinaan atlet balap motor di Kaltim.Ini juga berkat Ketua KONI Kaltim yang memfasilitasi mereka untuk membicarakan persoalan dualisme dan mereka sepakat. Jadi sekarang tinggal menunggu kepengurusan baru IMI Kaltim setelah penyatuan dua kubu ini,” jelas Budhi. (rgn)