“Kami akan mengevaluasi apakah atlet-atlet yang masuk salam TC ini benar-benar latihan dengan menjalankan program yang ada, nah di kejurnas. Kalau tidak ada peningkatan mau tidak mau terdegradasi, ,” tegas Zainal.
Karena itu PCI Kaltim berharap nantinya tim kriket Kalitm baik putra maupun putri bisa memberikan yang terbaik dan bisa bertahan untuk memperkuat Benua Etam di kualifikasi PON tahun depan.
“Kami berharap mereka bisa tetap dan masuk dalam tim inti PON di Papua, jika tidak akan terdegradasi. Serta tim mampu meningkatkan prestasi yang sudah, ya minimal bisa mempertahankan,” harapnya.
Dalam kesempatan kemarin Ketua Umum KONI Kaltim H Zuhdi Yahya meminta agar kriket bisa mempertahankan prestasi yang ada, khususnya 8 atlet yang masuk dalam TC Desentralisasi Mandiri. “Ada 8 pemain yang sudah sekitar 5 bulan menjalani TC, diharapkan di kejurnas mereka bisa menunjukkan peningkatan,” kata Zuhdi.
Kalau tidak meningkat maka aka nada evaluasi bagi pengurus serta pelatih, termasuk dengan disiplin atlet. “Kalau tidak ada peningkatan baik fisik maupun teknik, otomatis akan terdegradasi. Tetapi tidak hanya itu saja, disiplin juga akan menjadi penilaiannya kalau hanya peningkatan fisik maupun teknik percuma saja, karena disiplin itu kunci sukses kemenangan,”ungkap Zuhdi. (rgn)