Dalam statemen dilaman resmi, pihak Sevilla kecewa dengan hasil buruk yang diraih. Kemenangan 2-1 atas MU di Old Traford pada 13 Maret menjadi kemenangan terakhir Montella bersama Sevilla. Setelahya Sevilla hanya mampu memetik empat hasil seri dari sembilan pertandingan. Dimana hasil seri termasuk 0-0 melawan Bayern Munchen dan 2-2 kala melawan Barcelona.
Dari lima kekalahan tersebut ada dua kekalahan yang dianggap fatal. Yang pertama kalah 0-5 dari Barca dipartai final Copa Del Rey serta kalah 0 – 4 dari klub papan bawah Ceta Vigo. Kekecewaan klub memuncak setelah mereka ditekuk Levante 2-1. “Sevilla FC resmi berpisah dengan Vincenzo Montella setelah serangkaian hasil buruk sejak kemenangan terakhir di Old Traford pada 13 Maret lalu. Sejak saat itu, The Nervion bermain sembilan game tanpa kemenangan sekali pun. Dimana kekalahan terakhir didapatkan di Ciutat de Valencia Stadium (markas Levante),” kata mereka
Meskipun berakhir dengan kekecewaan, namun Montella tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya menyamai level permainan Bayern Munchen dan Barcelona bukanlah perkara mudah. Apalagi notabene Sevilla bukanlah tim bertabur bintang.
Montella ditunjuk menjadi pelatih Sevilla pada bulan Desember 2017 silam menggantikan Eduardo Berizzo. Total manajer 43 tahun tersebut sudah melakoni 28 pertandingan dimana 11 diantaranya berakhir dengan kemenangan, tujuh seri dan 10 kekalahan. (sdc)