Mitra Kukar Waspadai Top Skor Saat ini
1 menit baca725 kali dibaca

TENGGARONG – Mitra Kukar FC terus melakukan persiapan jelang menjamu Persebaya Surabaya akhir pekan ini, dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2018. Naga Mekes fokus pembenahan kesalahan-kesalahan yang dilakukan pada lima laga awal musim ini.
Ya, Mitra Kukar kerap kecolongan dari skema bola mati lawan-lawannya, baik itu dari tendangan bebas maupun tendangan sudut. Sehingga target yang diusung pun urung diraih, baik itu di kandang maupun saat tandang.
“Kita sudah latihan untuk mengantisipasi permainan Persebaya dan kekurangan permainan kita dalam hal finishing dan menghadapi bola free kick dan corner kick lawan,” ujar Pelatih Fisik Mitra Kukar FC, Asep Suyadi.
Tim pelatih juga mengetahui kekuatan calon lawan tim kebanggaan warga Kukar ini, yang dimana memang sangat berbahaya di kedua sayapnya. Namun tim pelatih sudah menyiapkan antisipasinya agar kedua sisi pertahanan Mitra tidak mudah ditembus.
Tidak hanya itu saja, tim pelatih juga menyiapkan ramuan antisipasi skema permainan bola panjang yang langsung menuju ke penyerang jangkung asal Brasil, sekaligus pemuncak pencetak gol terbanyak saat ini, David da Silva.
“Mereka (Persebaya, Red.) banyak bermain dari sayap kiri dan bola direct ke striker,” ungkap Asep.
Ia juga mengatakan tidak ada perubahan cara bermain Bayu Pradana dan kawan-kawan kali ini. Sehingga ia memastikan tidak ada persiapan khusus jelang menghadapi Bajul Ijo. Menurut Asep, selama ini permainan Mitra cukup stabil dengan taktik yang diterapkan Pelatih Kepala Rafael Berges Marin.
“Tidak ada perubahan skema bermain, kita akan tetap pertahankan yang sudah ada. Dari lima kali bermain hanya lawan Persib saja kita tidak dominan,” tutur Asep.
Tim pelatih juga sudah menyiapkan dua alternatif pengganti Hendra Adi Bayauw di posisi sayap, yakni Andre Agustiar dan Rifan Nahumaruri. Untuk menggantikan posisi David, tim pelatih juga menyiapkan Anindito dan Arif Suyono.
“Mudah-mudahan Anin atau Arif bisa memainkan peran central David. Setelah Inkyun, peran itu baru bisa dimainkan David,” pungkas Asep. (kk)










