Latihan Atlet Senior dan Junior Harus Beda
1 menit baca8.034 kali dibaca

SAMARINDA – Program latihan yang selama dibuat pelatih dari seluruh cabang olahraga tak disarankan untuk sama antara senior dan junior. Menurut Pelatih Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim, Jhon Barahama, selama ini ada yang keliru dalam pemberian program latihan kepada atlet.
“Pembentukan otot senior dan junior berbeda, misalnya junior dipaksakan untuk menggunakan program seniornya mungkin berprestasi tapi tidak tahan lama dan saat akan dinaikkan lagi tidak bisa karena ototnya itu sudah dipaksanakan. Karena itu pelatih harus bisa membedakan latihan antara atlet muda dan yang sudah berpengalaman,” kata Jhon yang baru saja mengikuti Bimbingan Teknik (Bintek) di Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) 26-27 Februari lalu.










