"Untuk tahap pertama masih atlet yang tampil di PON 2016 lalu, tahap kedua baru hasil dari kejurnas. Mereka juga pemain junior jadi ada kemungkinan bisa masuk dan itu akan kami ajukan," sebut Budhi.
Nantinya TC Desentralisasi Mandiri dipusatkan di 3 daerah yakni Samarinda, Berau dan Kutai Timur dibawah pengawasan pelatih kepada Berbadus Elly.
"Rencana kami Maret mendatang mereka berkumpul di Samarinda untuk menjalani latihan bersama. Dari latihan gabungan itu akan dilihat bagaimana latihan mereka didaerah selama menjalani TC sejak awal Februari lalu," jelas Budhi.
TC Desentralisasi Mandiri diharapkan dapat meningkatkan prestasi tim kriket Kaltim saat Pra-PON tahun depan.
"Yang pasti ini sangat membantu atlet-atlet dalam menjalankan program pembinaan jangka panjang menuju Pra-PON dan PON, sehingga kami berharap para atlet bisa bertahan untuk terus mengikuti TC Desentralisasi Mandiri, karena akan ada degradasi bagi atlet yang tidak bisa meningkatkan performanya," papar Budhi.
Khusus untuk Berlian sendiri, dirinya sudah menjalankan seleksi nasional (seleknas) persiapan mengikuti dua kejuaraan internasional pada 5-15 Maret di Thailand serta 28 Maret hingga 2 April di Hongkong.
"Kami tinggal menunggu hasil Seleknas dan kemungkinan besar Berlian lolos," jelas Budhi. (rgn)