Saat ditemui usai musprov, Rudi melihat amanah tersebut sebagai tantangan tersendiri bagi dirinya pribadi, karena memang cabor tersebut masih sangat tergolong baru untuknya. Rudi menilai amanah ini adalah panggilan, sehingga dirinya tergerak untuk maju mencalonkan diri menjadi Ketua Perbasasi, ditambah dengan didukung oleh semua daerah.
“Jika memang saya dipercayakan bukan hanya slogan saja prestasi emas, tetapi dengan kerja keras kami berharap bisa berhasil mempersembahkan emas. Ya walaupun pastinya tantangan akan sangat berat, tetapi dengan menyatukan visi dan misi saya yakin prestasi yang diharapkan di PON 2020 di Papua bisa dicapai,” beber pengusaha muda tersebut, kemarin.
Rudi juga menambahkan untuk langkah awal jika dirinya benar-benar terpilih, maka akan menjalankan program pembinaan salah satunya mencari bibit-bibit unggul atlet yang ada di daerah menuju PON 2020 di Papua.
“Potensi-potensi bibit atlet mulai terlihat, saya akan menggelar pelatihan-pelatihan kepada pelatih, serta yang terpenting itu jam terbang untuk tim sehingga mampu untuk meningkatkan prestasi yang pernah diraih. Termasuk TC luat negeri jika memang diperlukan, nah kalau untuk pelatih asing kami akan cari yang terbaik dari negara mana dan ini akan kami rembukan dengan senior-senior saya,” teranganya.
Tak hanya itu saja, untuk lebih memotivasi atlet untuk lebih berprestasi dirinya juga akan memberikan reward, serta menyiapkan lapangan pekerjaan untuk mereka. “Ya artinya dengan segala kondisi yang ada, saya sudah siap kalau memang terpilih untuk memajukan Perbasasi. Dan memang ini sudah menjadi konsekuensinya, karena ini untuk mengharumkan nama Kaltim bahkan Indonesia nantinya,” pungkasnya. (rgn)