Rombongan besar tim hoki Benua Etam dilepas resmi oleh KONI Kaltim melalui ketuanya H Zuhdi Yahya kemarin di gedung KONI Jl Kusuma Bangsa. “Ya, kami ingin hattrick juara, setelah tahun 2014 dan 2015 berhasil mengawinkan gelar juara, tentu ini kesempatan lagi untuk mengulang prestasi itu,” tegas pelatih hoki Kaltim, Muhammad Natsir.
Diakuinya untuk mencapai target itu tidak mudah karena kekuatan daerah lain yang juga meningkat. “Kami melakukan persiapan selama 2 bulan sebelum berangkat, latihan pagi dan sore demi memenuhi target ini. Pembuktiannya ada di kejurnas nanti, semoga saja bisa terwujud harapan kami,” papar Natsir.
Meski seluruh daerah diwaspadai, namun DKI Jakarta, Jawa Barat dan Papua di tim putra sementara Jawa Barat dan DKI Jakarta di tim putri jadi penantang utama bagi Benua Etam. “Persaingan bakal sengit karena semua daerah ingin mengalahkan kami yang berstatus juara bertahan, tetapi kami optimistis dengan persiapan yang sudah kami lakukan tim Kaltim mampu untuk memberikan hasil yang maksimal,” sebutnya.
Zuhdi Yahya pada kesempatan kemarin berharap apa yang menjadi target hoki Kaltim bisa dipenuhi. “Hoki cabang olahraga beregu yang diandalkan Kaltim sejak 2008 lalu, karena itu kami berharap di kejurnas kali ini mereka mampu untuk kembali memberikan prestasi terbaik,” harap Zuhdi.
Mengenai kekuatan pemainnya Zuhdi menegaskan tak perlu diragukan karena pembuktianya sudah jelas pada dua ajang kejurnas yang berlangsung dua tahun sebelumnya. “Kejurnas ini juga sebagai ajang melihat peta kekuatan daerah lain setelah PON lalu, dari sini nantinya kami akan minta pengurus hoki Kaltim melakukan evaluasi apa saja kekurangannya dan yang perlu dipertahankan. Pastinya persaingan akan lebih berat, tapi dengan semangat dan motivasi tinggi saya harapkan itu bisa dilewati. Bermain dengan sportif dan menjaga nama baik Kaltim, itu juga yang jadi utama saat bertanding nanti,” sebut Zuhdi. (rgn)