Direktur Informasi Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (IK PMK) Ditjen Informasi Komunikasi Publik (IKP), Bambang Dwi Anggono menjelaskan, publikasi harus menjangkau tingkat kabupaten/kota. Oleh karena itu, diharapkan ada media center di tingkat kabupaten/kota, yakni Media Center satelit yang mana seluruh media center harus saling terhubung.
Dijelaskan juga bahwa Kementerian Kominfo mempersiapkan teknologi yang memudahkan untuk mengakses informasi terkait PON XXI dari manapun. Teknologi tersebut, akan membantu Presiden Joko Widodo melakukan pemantauan meski dalam perjalanan di kendaraan.
Ia katakan, redaksi bersama juga perlu dibangun guna memberikan informasi tunggal yang terpercaya dan tepat, menghindari simpang siur suatu isu. Terkait itu, rapat koordinasi yang digelar di KONI Pusat akhir April lalu sudah memutuskan adanya Sekretariat Bersama (Sekber) sebagai wadah pemangku kebijakan dan pelaku media melaksanakan sosialisasi terkait PON XXI.
Ketua Panwasrah PON XXI Aceh-Sumut, Mayjen TNI Purn Suwarno, melalui Ketua Panwasrah PON XXI wilayah Sumut, Mayjen TNI Purn Heru Suryono, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kominfo atas atensi dan dukungannya untuk PON, mulai PON 2021 di Papua dan juga PON 2024 yang diselenggarakan 8-20 September 2024.
Beberapa permintaan KONI Pusat antara lain terkait dukungan media center, penyebaran berita dan jaringan internet, ketiganya saling berkaitan. Pasalnya publikasi sangat penting untuk multievent akbar nasional yang memiliki sejarah panjang.
Editor: Maruly Z